JOKOWI TAKLUKKAN EROPA ,



Ketika Eropa marah besar dan mengancam akan menggugat Indonesia ke WTO karena menghentikan ekspor nikel ore atau nikel awal Januari 2020, lalu apa jawaban Jokowi? Bukannya takut justru mengeluarkan statmen mengejutkan "siapkan lawyer terbaik, dan jika kalian tidak mau beli ya, tidak apa-apa saya makan sendiri." Begitu kata Presiden tanpa beban dan sama sekali tidak ada rasa was-was atas ancaman raksasa ekonomi dunia itu.

Tidak ada yang menduga sebelumnya, ternyata tanggal 23 Desember 2019 yang lalu, akhirnya Presiden secara resmi mengimplementasikan program biodiesel 30 persen ( B30) di salah satu SPBU yang ada di Jakarta, dan sekaligus mengumumkan penggunaan Diesel B30 untuk siap digunakan dan dijual saat itu juga. Lalu apa yang terjadi?


Uni Eropa bingung, karena sama sekali tidak menyangka Indonesia mampu memproduksi sendiri secara masal disel B30 yakni pencampuran minyak solar 70% dan CPO 30%. CPO, produk nasional kita yang diboikot EU, terbukti benar-benar dipakai untuk kebutuhan sendiri oleh Indonesia sesuai janji Jokowi. Bahkan Jokowi justru menargetkan kepada jajaran terkait termasuk direksi Pertamina untuk segera mempercepat implementasi B50 pada awal 2021. Ternyata diluar dugaan lagi, bukan mengejar B50 justru B100 pun sudah mampu dibuat dan telah diuji coba dan dinyatkan telah berhasil pada tahun 2020. Luar biasa.

Kedongkolan Uni Eropa semakin menjadi, langsung mengeluarkan isu bahwa sawit merupakan komoditas yang tidak ramah lingkungan, lalu Jokowi merespon dan mempertanyakan maksud dari Benua Biru tersebut? Menurutnya, pernyataan Uni Eropa dapat menimbulkan perang ekonomi antarnegara. Karena itu, Jokowi menyarankan penggunaan kelapa sawit untuk konsumsi di dalam negeri saja.

Selain itu, Jokowi meminta Indonesia untuk tidak mengekspor CPO terus menerus. Hal ini guna menghindari komoditas sawit Indonesia dipermainkan di pasar global. Ia berharap, CPO yang diekspor dalam bentuk olahan setengah jadi atau produk jadi. Hal tersebut untuk mendorong hilirisasi produk sawit seperti biodiesel. Dengan B30 saja, kata Jokowi, Indonesia dapat menghemat devisa hingga Rp 100 triliun per tahun.

Penghematan tersebut dapat mencapai lebih dari Rp 200 triliun bila menggunakan biodiesel 50% (B50). Dalam acara tersebut, Jokowi juga menyampaikan nilai-nilai Trisakti Presiden Soekarno, yaitu berdikari di bidang ekonomi. "Jadi kita tidak mudah ditekan oleh siapapun, dari negara mana pun. Kita akan mandiri," ujarnya.

Akhirnya bangsa Indonesia mampu mewujudkan mimpi dan impian Bapak Jokowi didalam mecahkan rekor sekaligus menalukkan Uni Eropa dalam memanfaatkan kesaktian, kepintaran anak-anak bangsa dalam hal teknologi terbarukan yang baru kali ini terjadi sejak Indonesia berdiri, dan itu terjadi di era Jokowi.

Sebenarnya, bangsa kita itu hebat, pintar, cerdas dan jenius. Hanya mereka butuh diberi kepercayaan, kesempatan dan target, Insya Allah semua akan beres! Lalu apakah anda bangga sebagai bangsa Indonesia? Dengan tegas saya jawab, Saya bangga.***


Komentar

Opini

RAMALAN GUS DUR SOAL SOEHARTO HINGGA JOKOWI TERBUKTI MUJARAB! BAGAIMANA KE AHOK? MUNGKINKAH TERWUJUD?

Inilah Wajah Jalan Kemajuan Dari Lampung Ke Aceh,

]] Mengenang Kembali ; “ Kisah Duka, Dalam Wafatnya Soekarno”,