Sosok Presiden Sederhana Di Mata Dunia, Siapa Mereka?

Persepsi soal kemewahan pemimpin dunia tidak akan pernah terlepas dari kehidupan yang glamor serba berkemewahan dengan memiliki penghasilan besar, disertai penjagaan ekstra ketat oleh pasukan elite/khusus dari negara dan sebagainya dan sebagainya. Namun persepsi itu akan hilang seketika melihat ada beberapa Sosok pemimpin dunia (Presiden) yang memiliki kesederhanaan bahkan hidupnya sama dengan kehidupan sehari-hari rakyatnya.

Mengapa? Karena mereka menjadi Presiden tujuannya untuk melayani rakyatnya, bukan mencari kekuasaan apalagi fasilitas dan kesempatan untuk memperkaya diri. Justri para pemimpin ini memiliki kemuliaan, ketulusan serta kejujuran yang semata-mata ingin mengabdikan diri demi mengangkat harkat dan derajd bangsa dan negeranya, sehingga tidak heran jika rakyatnya mencintainya dan tidak sedikit juga yang membencinya.

Berikut Sosok-sosok Presiden sederhana di mata dunia yang bisa menjadi panutan, lalu siapa-siapa mereka; 

1.   Presiden Uruguay “Jose Mujica” 

Presiden ke-40 Uruguay yang berusia 78 tahun sangat dikenal sebagai presiden termiskin di dunia ini yang mendonasikan 90 persen gajinya untuk menambah anggaran sosial Uruguay dan lebih memilih tinggal di rumah sederhana kamar satu yang berada di sebuah peternakan, Dan ketika dia telah mengakhiri masa jabatannya banyak masyarakat yang sedih karena Jose terkenal sangat dermawan dan selalu memberi setiap lembar materinya untuk masyarakat miskin yang ia temui. Jose Mujica merupakan mantan gerilyawan yang merangsek ke dunia politik. Dan saat terpilih menjadi presiden pada 2010, dia langsung memotong gajinya untuk disumbangkan ke warga miskin. Kesederhanaannya terlihat dari gaya dan aset yang dia miliki. Saat menghadiri pelantikan menteri, dia justru hanya menggunakan sandal.


2. Presiden Bolivia " Evo Morales "

Presiden yang lebih akrab dipanggil “Evo” ini adalah presiden pribumi pertama di Bolivia sejak masa penjajahan spanyol. Selain itu dia juga presiden dari golongan petani dan memotong setengah gajinya untuk meningkatkan jumlah guru dan dokter di negaranya. Hidup dari kemiskinan telah dirasakan Evo Morales sejak kecil. Dalam aksi demonstrasi, dia hadir sebagai orator yang mampu menggerakan massa.

Dia kerap menyuarakan pemahamannya anti-Amerika Serikat. Di akhirnya dilantik sebagai presiden Uruguay pada 21 Desember 2005.

 

Begitu dia dilantik jadi presiden, Evo mengumumkan pemotongan setengah gajinya untuk meningkatkan jumlah guru dan dokter.“ Kita membutuhkan 6000 guru baru dan membutuhkan uang US$2.200,” katanya. Ia juga menyerukan agar menterinya mengikuti langkahnya. “ Bukan untuk Evo, tetapi untuk rakyat,” ucap Evo.

 

Ketika Peru dilanda gempa bumi, pada tahun 2007, Evo juga mendonasikan separuh gajinya untuk korban gempa. Begitu pula ketika terjadi gempa di Haiti dan Chile, Evo juga memotong separuh gajinya dan gaji Wakil Presiden untuk disumbangkan ke rakyat Chile dan Haiti. Selama menjadi Presiden, penampilan Evo tidak berubah. Dia lebih sering memakai pakaian sederhana, seperti jaket kulit atau sweater biasa. Dia juga tidak meninggalkan kebiasan kaum pribumi mengunyah daun koka.

3. Presiden Iran “Mahmoud Ahmadinejad”

Presiden yang satu ini dikenal sangat sederhana di dunia walaupun memiliki jabatan tertinggi di Negara modern iran. Presiden yang satu ini dikenal sangat pemberani dan sangat teguh sekali dalam memperjuangkan kedaulatan dan kemajuan Iran dalam berbagai sektor. Selain itu ia juga merupakan presiden yang sangat bijaksana. Baru baru ini presiden tersebut menikahkan puteranya dan pernikahan yang diselenggarakan untuk anaknya ini hanya sekelas pernikahan buruh untuk member pandangan kemasyarakat agar saling berbagi dan tidak hedonis. Dan dia juga tidak segan tidur dirumahnya dengan hanya mengenakan sebuah tikar sebagai alas.

 

Sosok Presiden ke enam Iran, Mahmoud Ahmadinejad menjadi penyelamat kategori 'pemimpin negara di jazirah Arab yang punya kehidupan sederhana'.Gerakan politiknya mulai terlihat saat Ahmadinejad menjadi wali kota Teheran pada 2003. Dua tahun menjabat, dia masuk 10 besar Wali Kota Terbaik di dunia. Saat menjabat wali kota, aksi menyapu jalanan hingga menumpangi mobil Peugeot 504 keluaran 1976 berwarna putih, menjadi sorotan.

 

Saat terpilih jadi presiden pada 2005, dia dikabarkan tetap tinggal di rumah pribadinya di Teheran. Kesederhanaan lain juga terlihat saat memulai rapat kabinet perdana yang berlokasi di Masjid Imam Reza. Sejak dia pimpin, ekonomi Iran tumbuh, munculnya revolusi budaya keilmuwan dan penghargaan dunia pada hak azasi manusia yang membaik di Iran.

4. Presiden Venezuela “Hugo Chaves”

Dikenal dengan panggilan El Comandante, Hugo Chaves jadi pemimpin negara yang juga dicintai rakyatnya. Presiden dua periode di Venezuela ini dikenal memiliki sistem pemerintahan dan kebijakan yang sangat pro-rakyat. Mulai dari meningkatkan anggaran pendidikan, kesehatan, sampai mengurangi tingkat kemiskinan secara besar-besaran.

Tidak hanya itu, Chaves juga dikenal berani menyuarakan pendapatnya. Dia pernah mengejutkan dunia dengan terang-terangan menyebut Presiden Amerika George W. Bush sebagai setan saat pidato sidang tahunan PBB. Tapi, karena keberanian itulah Chaves semakin dicintai rakyatnya. Saking cintanya, dinding dan rumah-rumah di Bolivia selalu dipenuhi foto Chaves. Bahkan, saat dia wafat karena kanker pada 2005, jalanan Venezuela jadi ‘penuh’ air mata dan diselimuti suasana duka selama berhari-hari.

Seperti dilansir CNN, selama 14 tahun memerintah Venezuela, Chavez berhasil memenangkan hati rakyat, terutama kaum miskin. Bahkan banyak yang menganggapnya "manusia setengah dewa". Chavez mengalokasikan dana dari penjualan minyak di negerinya, yang melonjak secara dramatis di masa pemerintahannya, untuk program-program sosial. Misalnya, pemberantasan buta huruf, menyediakan makanan pokok, dan akses ke pendidikan tinggi yang terjangkau. Namun takdir membuat perjuangannya terhenti dengan kanker yang menewaskan chaves pada tahun 2013.

5. Presiden Indonesia “Joko Widodo”

Presiden yang paling dekat dengan rakyatnya dengan sapaan “Jokowi” inilah termasuk presiden paling sederhana di dunia. Tak dapat dipungkiri sesungguhnya rakyat Indonesia sudah sejak lama menantikan ibu pertiwi melahirkan sosok pemimpin yang sederhana. Dan kini kerinduan itu terobati dengan hadirnya sosok Jokowi. Jujur  harus kita katakan bahwa baru kali inilah Indonesia memiliki figur presiden ideal, dimana dalam dirinya memberikan begitu banyak keteladanan dan sikap perilaku yang patut diteladani.
 
Ia tak silau dengan kemewahan dan tetap tampil apa adanya, tetap hidup sederhana, jujur, pekerja keras dan sangat mencintai rakyatnya. Kesederhanaan yang menonjol dari dirinya adalah menggunakan kemeja putih saat blusukan kemana-mana. Tetap sederhana dan bersahaja. Begitu halnya pada saat menerima sejumlah tamu negara, ia cukup mengenakan kemeja batik atau kemeja putih berlengan panjang, bukan jas lengkap yang mahal.

Kedekatannya dengan rakyat begitu membuka mata dunia dimana Jokowi sejak dilantik sebagai presiden 2014 membuktikan bahwa sekat antara dirinya dengan rakyat sama sekali tidak ada. Dan ini terbukti rakyat boleh memasuki Istana lantaran tempat tinggalnya selama menjadi Presiden sesungguhnya istana itu adalah milik rakyat. Protokoler kepresidenan harus menyesuaikan termasuk Paspampres didalam menjaga keselamatan dirinya sebagai sosok presiden yang sangat sederhana dan jujur. Tidak salah jika banyak orang beranggapan bahwa kesederhaan yang dimiliki Presiden Jokowi memberikan isyarat dan sekaligus legecy bahwa kejujuran dan kesederhanaan adalah benteng tangguh didalam melawan  virus kesombongan yang haus atas kekuasaan dan kerakusan itu sendiri.

Begitu besar ekspektasi rakyat Indonesia atas kepemimpinan Bapak Jokowi dalam mewujudkan peradaban baru untuk Indonesia kedepan dimata dunia. Sudah sepantasnya bangsa Indonesia bangga memiliki sosok Presiden paling sederhana dan paling populer didunia untuk bisa dijadikan panutan dalam kehidupan kita sehari-hari.***

Dikutip Dari Berbagai Sumber.


Komentar

Opini

RAMALAN GUS DUR SOAL SOEHARTO HINGGA JOKOWI TERBUKTI MUJARAB! BAGAIMANA KE AHOK? MUNGKINKAH TERWUJUD?

]] Mengenang Kembali ; “ Kisah Duka, Dalam Wafatnya Soekarno”,

Jokowi Akan Meninggalkan Legecy Yang Akan Dikenang Sepanjang Masa,