Inilah Wajah Jalan Trans Papua Akan Tembus Tahun 2020

Nawa Cita Bapak Joko Widodo hanya dalam waktu lima tahun mampu merubah wajah Papua seperti negeri diatas awan,. Luar biasa Bapak Jokowi! Dengan medan berat tak membuatnya surut dalam mewujudkan mimpi dan impiannya ingin melihat rakyat di bumi Cenderawasi tersenyum dan tersenyum.


Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menargetkan trans Papua akan rampung akhir tahun 2020, kendati menghadapi rintangan dimana Papua merupakan wilayah yang memiliki karakteristik pegunungan. Sehingga memerlukan waktu yang lebih lama untuk menembusnya. Kendati demikian, Basuki memprediksi, seluruh ruas jalan Trans Papua sepanjang 4.330 kilometer dapat tembus pada akhir tahun 2020.



Betapa hebatnya Bapak kita ini, walaupun menghadapi hujatan, cacian, bahkan fitnah yang sangat menyakitkan tapi tetap bekerja dengan senyap tanpa mengenal lelah.Yang sering nyinyir ayo lihat video jalan Trans-Papua terbentang sepanjang wilayah Papua dan Papua Barat.

Dan untuk wilayah Papua Barat, dari Sorong-Maybrat-Manokwari sepanjang 594,81 kilometer dan Manokwari-Mameh-Wasior-Batas Provinsi Papua sepanjang 475,81 kilometer. Provinsi Papua, dari Wamena-Habema-Kenyam-Mamugu (284,3 kilometer), Kwatisore (batas provinsi Papua)-Nabire (batas kota) sepanjang 203,32 kilometer, Nabire-Wagete-Enarotali (275,5 kilometer), dan Enarotahlaga-Mulia-Wamena (513,4 kilometer). Kemudian, Wamena-Elelim-Jayapura (585 kilometer), Kenyam-Dekai (275,83 kilometer), Dekai-Oksibil (231,6 kilometer), Oksibil-Waropko (135,01 kilometer), Waropko-Tanah Merah-Merauke (533,06 kilometer), dan Wagete-Timika (222,43 kilometer).

Luar biasa, BUKTI YANG BERBICARA..,semoga kerja keras Bapak Presiden Jokowi beserta jajarannya yg telah merubah wajah Papua akan dikenang sepanjang masa***


 

Komentar

Opini

RAMALAN GUS DUR SOAL SOEHARTO HINGGA JOKOWI TERBUKTI MUJARAB! BAGAIMANA KE AHOK? MUNGKINKAH TERWUJUD?

Inilah Wajah Jalan Kemajuan Dari Lampung Ke Aceh,

]] Mengenang Kembali ; “ Kisah Duka, Dalam Wafatnya Soekarno”,