Impian Besar Bapak Jokowi Untuk Indonesia,



Visi Jokowi jelas. Di periode kedua pemerintahannya akan kembali menyambungkan infrastruktur2 yang telah dibangun sebelumnya dengan kawasan-kawasan industri, kawasan ekonomi khusus, serta pariwisata. "Kita juga jangan lupa menyambungkan infrastruktur-infrastruktur itu dengan kawasan-kawasan persawahan, perkebunan, tambak-tambak perikanan," kata Jokowi pada acara bertajuk 'Visi Indonesia' di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, beberapa waktu yg lalu.
Disamping itu Jokowi punya ambisi menggencarkan pembangunan sumber daya manusia (SDM). SDM adalah kunci Indonesia agar menjadi lebih maju dengan meningkatkan kualitas pendidikan bagi anak-anak Indonesia.



Selain peningkatan kualitas pendidikan, Jokowi memiliki impian besar didalam menghadapi ‘Bonus demografi’ dimana potensi pertumbuhan ekonomi akan tercipta dengan perubahan struktur umur penduduk, dimana proporsi usia kerja lebih besar daripada proporsi bukan usia kerja. Dengan membangun manajemen talenta Indonesia melalui identifikasi, fasilitasi serta dukungan bagi anak-anak bertalenta di era milenial.
Jokowi menegaskan bahwa pemerintahannya ke depan akan fokus mendatangkan investasi ke Indonesia. Keran investasi harus dibuka dan sangat diperlukan untuk membuka lapangan kerja seluas-luasnya untuk anak2 bangsa. "Jangan ada yang alergi terhadap investasi asing. Jangan ada yang nyinyir, karena hanya dengan cara inilah lapangan kerja akan terbuka yang sebesar-besarnya. Sebab itu yang menghambat investasi semuanya harus dipangkas baik itu perizinan yang lambat, yang berbelit-belit, apalagi yang ada punglinya," kata Jokowi.
Dimasa periode kedua kepemimpinannya, akan terus melakukan reformasi birokrasi agar lembaga-lembaga negara semakin sederhana dan lincah. Jokowi berjanji akan memangkas birokrasi yang tidak efisien jika hal ini bisa ditemukannya. Reformasi birokrasi dianggap penting karena hal ini dipercaya menjadi kunci untuk menarik investasi.
"Akan saya cek sendiri, kontrol sendiri, begitu saya lihat tidak efisien atau tidak efektif saya pastikan akan saya pangkas dan saya copot pejabatnya. Oleh sebab itu, butuh menteri-menteri yang berani. Kalau ada lembaga-lembaga yang tidak bermanfaat, bermasalah, saya pastikan saya bubarkan." Begitu halnya penggunaan APBN secara efektif dan efisien. Jokowi selalu mengingatkan, setiap rupiah yang digunakan pemerintah dari APBN harus dipastikan memberi manfaat ekonomi dan kesejahteraan bagi masyarakat.
Dengan impian besar Jokowi hanya bisa terwujud jika semua elemen bangsa bersatu, optimis, percaya diri. Sebagai generasi bangsa yang ingin melihat Indonesia lebih maju tentu harus optimis dan percaya diri menghadapi tantangan-tantangan global. Kita harus meyakini bahwa Indonesia kedepan akan menjadi salah satu negara terkuat di dunia. Semoga!***

Komentar

Opini

RAMALAN GUS DUR SOAL SOEHARTO HINGGA JOKOWI TERBUKTI MUJARAB! BAGAIMANA KE AHOK? MUNGKINKAH TERWUJUD?

]] Mengenang Kembali ; “ Kisah Duka, Dalam Wafatnya Soekarno”,

Jokowi Akan Meninggalkan Legecy Yang Akan Dikenang Sepanjang Masa,