Drama Kudeta 30 September 1965,


Sandirawa perebutan kekuasaan oleh suharto yg mengatakan peristiwa G30S pki itu adalah sebuah kudeta.
Peristiwa kelam, malam tragedi berdarah 30 september 1965 yg menyebabkan 6 perwira tinggi angkatan darat dan satu perwira rendah yg menjadi korban keganasan sebuah sandiwara politik yg menimbulkan kontroversi hingga saat ini, bagi generasi melenial yg hanya mengetahui sejarah lewat cerita sebuah film dokumenter PENGHIANATAN G30S PKI tentu ini langsung menjadi sebuah tolok ukur bahwa SUHARTO adalah pahlawan yg di agung2kan karena sdh berjasa menumpas komonis/pki yg lebih familyer bagi kaum opurtunis buta.

Di sini mari kita sama2 menelaah atau mengkaji dari kejadian tersebut, dgn beberapa kejanggalan dlm kejadian tsb. Kita mulai dgn kata kalimat kudeta oleh pki yg di nyatakan gagal oleh SUHARTO;

1. Kudeta itu bentuk perebutan kekuasaan secara paksa oleh militer dgn kekuatan bersenjata penuh untuk menjatuhkan penguasa yg sah secara konstitusional dlm acara bernegara dgn azaz demokrasi.
2. PKI adalah sebuah parpol yg befah atau idiologi komonis. Ini adalah Sivil dan tdk bersenjata.Karena tdk ada satupun partai politik bersenjata dlm sebuah negara demokrasi.
Logika; bagai mana sebuah parpol tanpa senjata dapat melakukan kudeta bersemjata, sedangkan parpol tsb tdk memiliki kekuatan bersenjata ?
3. Dalam sebuah kudeta akan ada menggantikan posisi penguasa yg di rebut secara paksa jika kudeta tsb berhasil/sukses menumbangkan penguasa.
Dlm hal ini kejadian G30S pki tdk ada dari pihak pki yg memproklamirkan diri menduduki kekuasaan tsb dari serangkaian kejadian tsb sebelumnya.
Di sini tdk ada satu tokoh pki pun yg menyatakan bahwa Dia akan menggantikan penguasa jika kudeta sukses.
4. Suharto dianggab behasil mnggalkan kudeta tsb, dgn dalih berhasil menumpas komonis/pki. Jika suharto bsrhasil menggalkan kudeta berarti kekuasaan kembali ke tangan penguasa yg di kudeta [Bung Karno] dan kendali keamanan negara di ambil alih oleh panglima angkatan bersenjata di bawah kendali Presiden sebagai panglima tertinggi angkatan bersenjata dlm sebuah negara berazaz Demokrasi.

Kita kupas kejanggalan Drama kudeta tersebut;

1. Mengapa suharto mengambil alih pengamanan negara sedangkan suharto hanya sebagai pangkostrad yg nota binenya di bawah Panglima AD ???
2. Mengapa Suharto mengmbil kebijakan pemulihan keamanan negara bukan di bawah kendali Presiden ???
3. Mengapa Suharto meminta di terbitkan SUPERSEMAR pada Presiden, yg sejatinya itu adalah Prerogatif Presiden dlm mengambil langkah kebijakkan pengendalian keamanan negara ???
4. Mengapa Suharto menghukum orang2 yg di anggap tokoh komonis/pki tanpa melalui putusan pengadilan hukum yg inkrah, sebut saja SUBANDRIO dan DN AIDIT ???
5. Mengapa suharto memerintahkan untuk menerbitkan tap mprs/mpr no 25 th 1966 hanya melarang organisasi atau parpol atau ajaran yg berfaham komonis namun tdk mematikan hak politik bagi; kader partai, anggota partai, simpatisan partai ... komonis tsb melalui tap yg sama ???
6. Kudeta di nyatakan gagal oleh suharto namun justru suharto yg menduduki kekuasaan ???



Ini sebuah Drama tragedi yg patut di telaah baik oleh pihak sejarawan dan akademisi guna pelurusan sejarah bangsa ini yg sesungguhnya.

Saya sepakat bahwa faham atau ediologi komonis itu sangat bertentangan dgn pancasila dan uud 45, dan saya menentang keras faham komonis tsb hidup di Negara kesatuan Republik Indonesia dlm bentuk apapun.

Disini saya mengajak berdialog secara pikiran sehat dan jernih agar jangan sampai terulang kisah kelam bangsa ini di kemudian hari, mengingat begitu saat ini begitu santernya pihak serakah dan tamak dg kekuasaan menghebuskan isue kebangkitan komonis/pki.

Saya menganalisa ini sdh mirip dgn isue DEWAN JENDERAL SEBELUM PECAH G30S PKI.

Disini saya meminta pada pihak yg menghebuskan isue tsb untuk menunjukkan di mana kantor pengurus pki tsb/markas pesembunyiannya jika ini pergerakan komonis bawah tanah/un the ground.

Jika kalian tdk mampu membuktikan isue benar adanya maka kalian harus dapat mempertanggung jawabkan di muka hukum negara ini, mengingat kalian sdh membuat kegaduhan dan mengganggu stabilitas negara.
Di tulis Oleh;

Komentar

Opini

KERIS JAWA DI MASA DAMAI,

Puisi - Puisi Trisa,

SOSOK SRIKANDI INDONESIA YANG MENDUNIA